Skip to main content

Promo Mentari Obral Obrol Langsung dan Obral Obrol Poool


BALOI-Seiring dengan intensitas komunikasi yang meningkat antaranggota keluarga ataupun pertemanan, Mentari kembali meluncurkan layanan terbaru yakni Mentari Obral Obrol Langsung. Mentari Obral Obrol Langsung merupakan bentuk apresiasi Indosat bagi pelanggan setia Mentari, dimana pelanggan akan mendapatkan tarif menelepon yang transparan dan tentu saja semakin hemat. Hal ini diungkapkan oleh M. Yahya, selaku Head of Area Sales Indosat Batam, ketika jumpa pers promo Obral Obrol Langsung dengan para wartawan di Galeri PT. Indosat Area Rikep, Baloi, Batam, Rabu (20/4) kemarin.

"Segmentasi Mentari Obral Obrol Langsung ini khusus untuk usia 30 tahun ke atas atau keluarga dan pertemanan," ujarnya kepada Haluan Kepri.

Dijelaskannya, layanan ini bertujuan membentuk image Mentari sebagai kartu seluler yang menjadi pilihan keluarga Indonesia dalam berkomunikasi dengan menyediakan layanan voice yang murah dan handal. Selain itu, juga mempertajam sasaran segmen Mentari ke arah keluarga dan eksekutif muda yang aktif menggunakan voice untuk berbisnis.

Ia manambahkan, layanan ini akan memberikan banyak keuntungan bagi pelanggan Mentari dalam berkomunikasi, selain tarif telpon dan SMSnya yang sangat hemat, didukung pula oleh jaringan Indosat yang berkualitas. Layanan ini pun diberi tag line Hemat di depan, Gratis di belakang.

"Mentari memang lebih fokus pada suara atau voice, berbeda dengan IM3 yang lebih banyak memberikan SMS gratis bagi pelanggan," pungkasnya.

Ia melanjutkan, program ini dapat langsung dinikmati pelanggan Mentari Paket 50 (berlaku juga untuk kartu perdana yang aktif sejak 24 Maret 2011) tanpa syarat dan tanpa registrasi. Untuk pelanggan prabayar selular Indosat lainnya, termasuk pelanggan setia Mentari yang sudah aktif, dapat mengikuti program ini dengan melakukan pindah paket melalui menu *777*1*1# lalu pilih Mentari 50.

"Pelanggan Mentari pun sudah bisa menikmati layanan telepon dan SMS hanya dengan Rp 50 ke semua operator se-Indonesia sepanjang hari selama 24 jam. Tarif ini sangat sederhana dan mudah," jelas Yahya.

Program menelepon ke sesama Indosat ini dibagi menjadi empat periode. Mulai dari pukul 00.00 - 05.59 WIB pelanggan dikenakan tarif hanya Rp 50 per menit untuk lima menit pertama dan menit selanjutnya gratis. Pukul 06.00 - 10.59 WIB berlaku tarif hanya Rp 50 per menit untuk lima menit pertama dan gratis untuk lima menit berikutnya, hal ini berulang setiap lima menit. Sedangkan dari pukul 11.00 - 16.59 WIB tarif berlaku hanya Rp 50 per 30 detik dan pukul 17.00 - 23. 59 WIB berlaku tarif hanya Rp 50 per tiga detik selama 24 jam.

"Sedangkan layanan SMS ke semua operator, berlaku tarif hanya Rp 50 per SMS selama 24 jam," kata Rianda Syafitri, selaku Marketing Communication.

Sementara itu, untuk layanan Obral Obrol Poool merupakan paket Nelpon Sepuasnya ke semua nomor Indosat. Untuk Obrol Siang Nelpon Sepuasnya 60 menit ke sesama Indosat sepanjang hari hanya Rp 1.000 dengan cara ketik SIANG atau OBROL kirim ke 303. Untuk Obrol Malam Nelpon berkali-kali selama 100 menit ke sesama Indosat di malam hari hanya Rp 2.500 dengan cara ketik MALAM kirim ke 303. Untuk Obrol Keluarga Nelpon berkali-kali selama 100 menit per hari ke empat nomor Indosat terdaftar hanya Rp 2.500 selama tiga hari.

"Mentari Obral Obrol Poool ini biasanya hanya 60 menit, tapi sekarang sudah menjadi 100 menit," terang Rianda.

Di samping peluncuran layanan Obral Obrol Langsung dan Obral Obrol Poool, lanjut Rianda, Indosat Batam juga ikut memeriahkan momen Kartini dengan menyelenggarakan program CSR yakni donor darah pada 20 April 2011 dilanjutkan esok harinya dengan menghiasi setiap galeri Indosat bernuansa Kartini, suguhan greetings Kartini, kue dan minuman. Aksi donor darah ini juga diselenggarakan ketika memperingati Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia serta ulang tahun Indosat setiap tanggal 20 November.

"Pelanggan perempuan akan diberi souvenir-souvenir cantik dari Indosat. Dan biasanya pendonor mencapai seratus orang setiap diadakan donor darah oleh Indosat," tutupnya.

Comments

Popular posts from this blog

Jakarta Undercover, Seksualitas Membabi Buta Orang-orang Ibu Kota Negara

Judul : Jakarta Undercover 3 Jilid (Sex 'n the city, Karnaval Malam, Forbidden City) Pengarang : Moammar Emka Penerbit : GagasMedia Tebal : 488/394/382 halaman Cetakan : 2005/2003/2006 Harga : Mohon konfirmasi ke penerbit Resensiator : Adek Risma Dedees, penikmat buku Jakarta Undercover, buku yang membuat geger Tanah Air beberapa tahun silam, pantas diacungi empat jempol, jika dua jempol masih kurang. Buku ini menyuguhkan beragam peristiwa dan cerita malam yang kebanyakan membuat kita ternganga tak percaya. Kebiasaan atau budaya orang-orang malam Jakarta yang tidak pernah terpikirkan sebelumnya. Ini bukan perihal percaya atau tidak, namun merupakan tamparan fenomena dari kemajuan itu sendiri. Menurut pengakuan penulis dalam bukunya, Moammar Emka (ME), yang seorang jurnalis di beberapa media lokal Ibu Kota, tentu saja cerita ini didapatkan tidak jauh-jauh dari pergulatan kegiatan liputannya sehari-hari. Tidak kurang enam tahun menekuni dunia tulis menulis, ME pun menelurkan ber...

Gangnam Style dalam Perspektif Konstruksi Identitas

KETIKA Britney Spears diajari berGangnam Style ria oleh Psy, sedetik kemudian tarian menunggang kuda ini menjadi tren baru dan memecah rekor baru di YouTube. Guinness World Records menganugerahi sebagai video yang paling banyak dilihat yakni 200 juta kali dalam tiga bulan. Sebuah pencapaian yang tak diduga sebelumnya, begitu kira-kira kata Dan Barrett. Park Jae Sang pun mendapat nama dan melimpah job baik di Asia maupun di Amerika Serikat. Google dengan jejaring luasnya bercerita jika horse dance ini adalah sindiran kepada anak muda Korea yang tergila-gila memperganteng, mempercantik, memperlangsing, dan mempertirus tubuh dan wajah sebagai ‘syarat utama’ penampilan dan pergaulan di negeri itu. Tak ketinggalan juga mengkritik gaya hidup yang cenderung high class serta selalu mengejar kesempurnaan. Di kawasan elit Gangnam inilah anak muda dan masyarakat Korea bertemu dengan rumah-rumah bedah, salon kecantikan, serta starbuck-starbuck ala Korea. Psy mengkritik –mungkin tepatnya mela...

Review The Commodity as Spectacle by Guy Debord

Menurut Debord sistem kapitalisme yang mendominasi masyarakat menciptakan kesadaran-kesadaran palsu para penonton atau audiens untuk memenuhi segala bentuk kebutuhan, baik berupa barang (komoditas) ataupun perilaku konsumtif. Kesadaran palsu ini dibangun melalui citra-citra yang abstrak atau bahkan irrasional, yang dianggap rasional oleh penonton, sebagai bentuk pengidentifikasian diri dalam relasi sosial. Relasi sosial ini bergeser jauh dan dimanfaatkan oleh era yang berkuasa sebagai komoditas dalam dunia tontonan. Kaum kapitalis mempunyai kontrol yang kuat atas apapun termasuk mampu mengubah nilai-nilai personal menjadi nilai tukar. Hal ini sejalan dengan otensitas kehidupan sosial manusia, dalam pandangan Debord, telah mengalami degradasi dari menjadi (being) kepada memiliki (having) kemudian mempertontonkan (appearing). Ketiga aspek ini selalu dikendalikan atau disubtitusikan dengan alat tukar yakni uang. Ketika ketiga aspek ini tidak terpenuhi, penonton tidak hanya terjajah (he...