Skip to main content

Rusunawa Jangan Dibisniskan

Di tengah mahalnya sewa kos-kosan dan kontrakan, keberadaan asrama mahasiswa dan atau rumah susun sederhana sewa (rusunawa) yang dikelola pihak kampus, sudah seharusnya sebagai penolong bagi mahasiswa yang kurang mampu. Asrama dan atau rusunawa memang harus dikelola dengan baik, mengutamakan rasa kekeluargaan, sosial, sekaligus edukasi. Alhasil, selain memberikan fasilitas hidup yang murah kepada mahasiswa, asrama dan atau rusunawa bisa dijadikan sebagai ‘lembaga’ pendidikan nonformal bagi mahasiswa. Belajar mandiri, berinteraksi, dan berkarya, yang kesemuanya cukup representatif bagi mahasiswa di asrama dan atau rusunawa. Sayangnya, fakta yang bergulir, asrama mahasiswa dan atau rusunawa nyatanya tak jauh berbeda dengan penyedia jasa kos-kosan pada umumnya, yang hanya berorientasi pada uang. Jarang ada asrama mahasiswa yang gratis. Namanya saja asrama. Begitu pula dengan sewa rusunawa, yang kadang cukup mencekik leher. Pola pikir kampus yang kapitalistik segera dikurangi, kalau memang tak mau menghapuskan. Hendaknya pihak kampus lebih melek dengan kehidupan sekitar khususnya kehidupan mahasiswa, baik secara moril maupun materil. Tidak hanya bisnis melulu.

Comments

Popular posts from this blog

Gilby Mohammad

ASUS ZenBook 13: Laptop Istimewa Para Pejalan

Bagi para pejalan (traveler, tugas luar kota, dan peneliti) kadang suka was-was menyimpan laptop di koper dan masuk bagasi pesawat. Tetapi cukup berat dan merepotkan jika laptop dijinjing atau dikundang di punggung. Tak mungkin juga ditinggal karena ia instrumen primer dalam bekerja, baik indoor maupun outdoor . Alhasil, sering-sering, hubungan kita dengan laptop tak ubah macam hate-love relationship , benci tapi cinta, sebel tapi rindu, dekat mbosenin jauh ngangenin . Untuk mengakali itu semua saya moved on kepada laptop ASUS seri Notebook putih a.k.a Saun. Saun menjadi sobat setia yang menemani saya kian kemari berpindah kota dan pulau. It’s so handy , eye catching , ramping, dan nyaman dikundang. Saya bersyukur ASUS pernah mengeluarkan seri Notebook ini. Tampilannya asik dan bersahabat di kantong. Ia membantu saya keluar dari jeratan laptop yang besar, berat, dan membosankan. Kabar gembira pun kembali datang dari ASUS, brand idola saya untuk laptop dan tablet. Kali ini AS...

25 dan 26

Ini tahun-tahun reflektif. Apa-apa saja yang sudah dikerjakan untuk orang lain, dan apa saja yang sudah dicapai untuk diri sendiri. Yang sudah dikerjakan untuk orang lain bisa jadi tak banyak dan tak ada catatan yang penuh tentang itu. Membantu kepada sesama mengalir dan mengalir pula dilupakan pada masa lalu. Karena memang ia tidak perlu dicatat oleh sejarah pribadi. Karena ia memang sudah mesti pergi begitu saja. Tak perlu mengenang segala kebaikan, karena mengenang adalah pekerjaan yang membosankan, meski itu adalah kenangan baik dan manis. Serius, tak perlu. Apa mungkin mengenang kembali orang-orang sakit yang pernah didampingi? Apa enaknya mengenang kembali seseorang yang terluka untuk dibawa ulas hingga hari ini? Cukup ya cukup. Kisah bersama orang lain biarlah menjadi cerita yang ada dan eksis pada hari itu saja. Tak perlu dibesar-besarkan hingga hari ini. Menjenguk si sakit, membantu yang lemah biarlah menjadi sesuatu yang tetap ada di hati. Ia tak perlu dipanggil kembali ...