Skip to main content

Sajak Adek Risma Dedees

Cerita setangkai mawar putih dan kekalutan

Deretan pagar bonsai

Luruhkan hatimu ketika laluinya

Tiga ramadhan lalu, kau masih bersamaku

Hiasai pelupuk matamu nan sayu

Ah, kau begitu putih

Tuk sebuah pengorbanan

Jangankan tangis, matamu tak berbisik lagi

Tangan ini, eluskan jenggot bonsai itu pada wajahku

Tiga ramadhan lalu, kau masih bersamaku

Derai tawa, temani bibirmu

Ya, kau begitu putih

Tuk sebuah pengorbanan

Tinggal kampung ini, ketika kau belakangiku

Dan si putih ini, merbaknya merona lagi

Cekal tenggorokanku pagi itu

Namun roda tak mungkin kuhentikan berputar

Ah, biarlah

Mati pun aku tlah sendiri

Lepaskan

Berat, ikhlasnya

Lemah, bisikannya

Kau jajari keretamu dengan ku

Kau kadokan sebuah senyuman iringi jalanku

Satu, dua, tiga lamanya

Ku mulai enggan bawa keretaku karena kau, bersamamu

Ku lepaskan tawaku karena kau, sambutanmu

Empat, lima, enam lamanya

Awan berirama

Mentari pun bernada

Keretaku berkeping, kau mengabur

Keretaku rongsok, kau tak terlihat

Keretaku hancur, kau semakin sayup

Hei!

Keretaku,,,keretaku,,,

Jika kau betah, ambil kembali kadomu

Comments

Popular posts from this blog

Gilby Mohammad

ASUS ZenBook 13: Laptop Istimewa Para Pejalan

Bagi para pejalan (traveler, tugas luar kota, dan peneliti) kadang suka was-was menyimpan laptop di koper dan masuk bagasi pesawat. Tetapi cukup berat dan merepotkan jika laptop dijinjing atau dikundang di punggung. Tak mungkin juga ditinggal karena ia instrumen primer dalam bekerja, baik indoor maupun outdoor . Alhasil, sering-sering, hubungan kita dengan laptop tak ubah macam hate-love relationship , benci tapi cinta, sebel tapi rindu, dekat mbosenin jauh ngangenin . Untuk mengakali itu semua saya moved on kepada laptop ASUS seri Notebook putih a.k.a Saun. Saun menjadi sobat setia yang menemani saya kian kemari berpindah kota dan pulau. It’s so handy , eye catching , ramping, dan nyaman dikundang. Saya bersyukur ASUS pernah mengeluarkan seri Notebook ini. Tampilannya asik dan bersahabat di kantong. Ia membantu saya keluar dari jeratan laptop yang besar, berat, dan membosankan. Kabar gembira pun kembali datang dari ASUS, brand idola saya untuk laptop dan tablet. Kali ini AS...

#10YearsChallenge: Sekuat Apa Dirimu?

Ketika dunia virtual hiruk pikuk dengan perubahan hidup selama 10 tahun, 2009-2019, satu hal yang terbayang kuat ialah sosok Abak yang berpulang di penghujung 2009. Lelaki tergolong muda dan kuat tersebut pergi jauh hari, 8 tahun, sebelum cucu perempuan pertamanya lahir ke dunia, Aru –disusul Dinda. Ia tak pernah melihat kedua gadis kecil tersebut. Tapi Amak, perempuan setia-penyayang-penuh kasih, yakin dan meyakinkan anak-anaknya bahwa Abak sering “pulang” ke rumah, melihat anak-anaknya, cucu-cucunya, dan tentu istri tersayangnya. “Tandanya”, kata Amak, “Jika cicak-cicak di dinding ini ramai bersahutan, itu Abak pulang”. Meski aku ragu, aku tak pernah menyangkal. Jika itu membuat Amak bahagia, lega, dan semakin ikhlas akan kepergian Abak, tak mengapa kugadaikan semua akal sehat dan nalarku. Hanya berselang beberapa bulan setelah ulang tahun Aru genap setahun, dan sepekan sebelum Dinda menanjak setahun, Uda Dedi, kakak kami tersayang, putra sulung Amak-Abak, berpulang dalam kondis...