Tuesday, 21 June 2011

Romulus dan Remus, Antara Fakta dan Fiksi




Tak hanya Yunani, keberadaan Kota Roma di permukaan bumi pun penuh dengan cerita-cerita sejak ribuan abad sebelum masehi. Cerita-cerita itu berbaur dengan sejarah berdirinya salah satu kota tua dan megah, Romawi. Peradabannya menyebar dan dikenal oleh penjuru dunia, sebagai kota yang penuh dengan peperangan, ritual, serta penghormatan kepada para dewa-dewi yang kemansyurannya terkenal hingga sekarang.
Buku Mitologi Romawi ini menyajikan asal usul berdirinya kota Roma dengan dua versi. Kedua versi ini bercampur baur antara sejarah dan fiksi. Namun, hingga sekarang bangsa Romawi mempercayai kedua versi tersebut sebagai asal usul Kota Roma. Versi pertama, Kota Roma didirikan oleh Aeneas, salah satu prajurit Troy yang selamat ketika bangsa Yunani membumihanguskan Troy. Sementara versi yang kedua, kota Roma didirikan oleh Romulus, salah satu putra kembar (Romulus dan Remus yang diselamatkan oleh srigala betina) dewa Mars, dewa perang.
Kedua versi tersebut pun dipercayai layaknya sebuah sejarah bangsa Romawi. Michael Grant, penulis Roman Myths, mengatakan, bangsa Romawi telah menyusun sejarah masa lalunya dalam suatu kerangka kronologis, namun mereka juga telah memasukkan unsur-unsur mitologis ke dalamnya. Tujuannya, bangsa Romawi menginginkan lahirnya cerita agung tentang leluhur mereka, karena garis keturunan sangat diperhatikan oleh bangsa Romawi.
Buku mungil ini dengan gaya penceritaan yang lugas dan sederhana, pas dibaca ketika santai atau bepergian. Isi cerita yang tidak memaksa pembaca berpikir keras dalam mendalami mitologi Romawi menambah keasyikan tersendiri bagi pembaca menelusuk, sedikit demi sedikit asal usul bangsa Romawi, bangsa yang pernah berpengaruh di dunia ini.

No comments :

Post a Comment

Silahkan berkomentar ^_^