Wednesday, 4 November 2009

Kepada Perempuan dan Hujan

Tak rambut yang kau sisir saat mentari memancar
Tak pula konde yang kau lirik diramainya majelis
Tapi coba kau bumbun lili di pagar belakang
Mekarnya dapat redakan isak si upik sayang

Oiii.. upik yang rindu pada hujan
Jejak kecilmu gemericik dicelah genangan
Lekaslah naik dan terbang ke pangkuan
Karena rembulan sebentar lagi kan terbenam

Oiii.. upik yang rindu pada hujan
Tak guna bermain lilin di buaian
Panasnya kan rayapi jemari kepalan
Hingga gelak deraimu redup mendiam


Adek Risma Dedees
Mahasiswa Bahasa dan Sastra Indonesia BP 2007

No comments :

Post a Comment

Silahkan berkomentar ^_^