Saturday, 17 September 2011

Aku, Kamu, dan Kita Berlebaran




Setelah sebulan berpuasa, akhirnya lebaran menjemput. Rumah-rumah diramaikan dengan pernak-pernik, aneka minuman, dan kue-kue khas lebaran. Hampir semua dari kita bersuka cita. Tersenyum gembira. Kanak-kanak sibuk dengan baju baru mereka. Orang dewasa sibuk dengan minal aidzin mereka. Ya, semua sibuk dengan lebaran.
Lebaran, satu kata yang penuh dengan makna suka cita, besar, suci, dan dinanti-nanti. Kata ini di Tanah Air menjadikan negeri ini begitu sibuk dan sedikit bersusah payah. Lebaran, menjadikan kita sangat dekat dan menyatu. Ada semacam rasa yang tak bisa kita tampik untuk tetap tersentuh baik jasmani maupun rohani dengan orang-orang terdekat ataupun yang baru dikenal. Lebaran, semacam morfin. Membuat candu dan tak tersenyum gembiran jika ia menjemput.
Lebaran tahun 2011 ini kami bersua dengan keluarga besar. Sengaja, karena anak tante sedang ada pesta kecil-kecilan dan memang sudah dua tahun tak mudik ke kampung halaman. Ada tante yang mudik dari Ibu Kota, ada tante yang mudik dari Pekanbaru, dan kami sendiri mudik dari Mukomuko. Semua bermuara ke rumah nenek dan kampung Jambak. Semua menyatu dan saling melepas rindu. Berbagi cerita merupakan hal terpenting dan tak mungkin dilupakan. Mengisahkan perihal tentang rumah tangga, anak-anak, dan perekonomian masing-masing keluarga.
Nenek memiliki enam anak perempuan. Semuanya telah berkeluarga. Beliau memiliki 19 cucu dan 11 cicit. Kesemua cucu dan cicit itu, jika lebaran akan meramaikan kehidupan beliau yang semakin renta dimakan waktu. Di balik kehidupan itu, nenek memiliki kehidupan yang tak selamanya berjalan lancar, walaupun di usia senja ini. Rasa rindu kepada anak-anak yang berada di berbagai daerah, serta cucu cicit yang selalu menggemaskan, sering beliau ungkapan kepada kami. “Baa lah bantuak si Dila kini yon Nan?” Tanya nenek pada Ibu sembari melepas pandang ke jalanan hitam di depan rumah di Mukomuko. “Tu alah gadang dan tambah cadiak mah Mak,” jawab Ibu sambil tertawa, membayangkan Dila yang tentunya semakin besar dan mungkin tambah nakal.

No comments :

Post a Comment

Silahkan berkomentar ^_^