Saturday, 30 April 2011

Samsung Heboh Special Price Hingga Akhir April


Nagoya-Toko Surga Elektronik kembali menawarkan barang-barang elektronik dengan harga spesial kepada pelanggan hingga akhir April. Kali ini spesial harga untuk produk Samsung berupa TV LCD.
Hal ini disampaikan oleh Isman, selaku Sales Manager Surga Elektronik di Shopping Mall, Area First Floor, Nagoya Hill, kepada Haluan Kepri, Sabtu (23/4) kemarin.

"Ini hari pertama special price dan akan berlangsung hingga akhir April ini. Tak hanya di Surga Elektronik tetapi juga di Toko King Elektronik di Batam City Square Mall, Batam," ujarnya.

Ia menambahkan, special price ini diadakan untuk menggaet pelanggan terhadap produk-produk Samsung. Harga spesial ini berlaku untuk produk Samsung berupa TV LA46B550,TV LA37B530, dan TV LA32A650, dengan harga yang lebih murah dari sebelumnya.

Tak hanya itu, Samsung juga mengeluarkan produk-produk terbaru berupa TV LED 40D6600 dan TV LED 32 D5000 produk dari Smart TV dan One Design dengan harga bersaing.

Selain itu, lanjut Isman, Toko Surga Elektronik juga memberikan hadiah langsung kepada pembeli dalam bentuk undian dalam sebuah balon. Setiap pembeli yang telah berbelanja di atas Rp 3,5 juta akan mendapatkan satu balon. Balon-balon tersebut ada yang berhadiah berupa kulkas, TV LCD, TV Flat, serta souvenir-souvenir cantik lainnya.

"Jumlah ini tidak berlaku untuk kelipatan harga," jelas Andika, selaku Sales Promotion Man di Toko Surga Elektronik.

Kisah 95 Kali Pendonor Darah


“Saya Itu Mirip SBY, dan Mau Ketemu Dia”

“Kata orang saya ini mirip SBY. Kata-kata ini pun menguatkan tekad saya ingin jumpa SBY dengan telah 100 kali mendonorkan darah kepada PMI,” kata Budi Yuwono, membuka percakapan dengan Haluan Kepri, Rabu (20/4) kemarin setelah mendonorkan darahnya di Galeri PT. Indosat Area Rikep Batam, Baloi, Kota Batam.

Budi, begitu akrabnya, memiliki kisah unik tersendiri dengan hobi mendonorkan darah kepada orang-orang. Sejak menginjak kelas dua Sekolah Menengah Pertama, dia telah mulai mendonorkan darah golongan O nya kepada rumah sakit. Khusus untuk Budi yang waktu itu baru berusia belasan tahun, ia tergolong pendonor darah emergency, karena hanya sewaktu-sewaktu jika keadaan genting.

“Tahun 1976 itu, saya mendonorkan darah jika keadaan sudah gawat darurat saja, mengingat usia saya masih belasan,” akunya.

Memang, lanjutnya, salah satu faktor terbesar awal mula ia mendonorkan darah adalah keinginan agar bisa membantu orang-orang yang kekurangan darah waktu itu. Dorongan yang berawal hanya keinginan ini pun berubah menjadi candu bagi salah satu anggota Pemadam Kebakaran Yudha Brama Jaya, Kota Batam ini. Setiap tiga bulan sekali, ia pun mendonorkan darahnya kepada PMI terdekat.

“Saya itu nyandu mendonorkan darah lho mbak. Kalau tak donor, malah bisa pusing,” ceritanya dengan medok Jawa.

Selain keinginan membantu orang-orang, ia mengaku waktu kecil tergolong anak sehat dengan ukuran tubuh lebih besar dari anak-anak kebanyakan, gemuk. Kegemukan masa kecil ini pun ternyata menghantarkan Budi sebagai pendonor darah. Tak jarang pula ia harus keluar malam-malam meninggalkan rumah dan mendonorkan darahnya.

“Macam-macam kisah ketika saya mendonorkan darah. Namun, setelah mendonorkan darah saya senang dan bangga,” pungkasnya.

Karena kecanduan mendonorkan darah, beberapa penghargaan telah diraihnya. Ketika Indosat Batam mengadakan donor darah dalam rangka menyambut Hari Kartini, 21 April, bapak tiga anak ini pun ambil tempat sebagai pendonor. Hingga saat ini Budi telah mendonorkan darahnya sebanyak 95 kali sejak SMP kelas 2, puluhan tahun lalu.

“Tinggal lima kali donor lagi, Insyallah saya jumpa Pak SBY,” harapnya sembari memperlihatkan kartu donor darah yang telah diberi stempel dari PMI.

Seperti biasanya, setiap pendonor darah yang telah mendonorkan darahnya sebanyak 100 kali, pendonor akan diberi penghargaan dan berkesempatan berjumpa dengan presiden Republik Indonesia atau RI 1. Hal ini pun menguatkan tekad lelaki asal Malang, Jawa Timur ini berjumpa dengan RI 1, Susilo Bambang Yudoyono atau SBY.

Namun, ia mengaku tak kecil hati jika tak sempat bertemu dengan SBY esok hari. Baginya, ia hanya bisa berusaha dan selalu mendonorkan darahnya. Harapan berjumpa SBY hanya sebagai penyemangat menggenapkan 100 kali donor darah.

“Kalau tak sempat ya tak apa-apa. Mungkin saya bisa jumpa RI 1 lainnya. Yang jelas saya harus mendonorkan darah saya, agar saya tetap sehat,” lanjut lelaki yang mempersunting gadis Melayu ini.

Agar lelaki 52 tahun ini tetap fit menjalankan segala aktivitas dan bisa kembali mendonorkan darah, ia tak main-main dalam menjaga kesehatan tubuhnya. Setiap hari, sang istri selalu menyediakan makanan berbau daging atau ikan di rumah. Persediaan daging ini berpengaruh terhadap kesehatan Budi, sebagai pendonor darah.

“Jika tak ada ikan atau daging di rumah, wah saya bisa pusing,” kata Budi sembari menggeleng lemah.

Karena kebiasaan banyak makan daging dan ikan, ia pun tergolong lelaki bertekanan darah tinggi. Namun, kondisi ini tidak menyebabkan ia sakit-sakitan. Dengan selalu berolah raga dan mendonorkan darah, ia bisa mengatasi semua itu. Kesehatan merupakan kunci utama bagi pendonor darah sebelum menyumbangkan darah kepada orang lain.

“Setiap tiga bulan atau dua setengah bulan sekali, saya selalu mendonorkan 300 cc darah saya kepada orang lain. Dengan begitu justru saya merasa lebih sehat dan awet muda,” jelasnya disusul tawa renyah.
Sebagai pendonor darah, ia kerap mengajak orang lain agar berani dan sedia mendonorkan darah pula untuk orang-orang yang membutuhkan. Pendonor darah tidak hanya dianggap orang mulia yang sedia berbagi darah pada orang lain, tetapi manfaatnya jauh lebih besar bagi diri sendiri.

“Pendonor darah itu pasti akan tambah sehat dan hidup jauh lebih berarti,” tutup alumnus Teknik Tekstil, Universitas Islam Indonesia, Jogjakarta ini.

Primagama Dilengkapi Tes Bakat dan Potensi

BATAM CENTER-Dalam meningkatkan kepercayaan masyarakat bahwa Primagama merupakan satu-satunya Bimbingan Belajar (Bimbel) yang fokus dan total dalam mengabdi di dunia pendidikan, Primagama pun telah menjalin kerja sama dengan Comcare International PTE. LTD, Singapore. Salah satu fasilitas unggulan Primagama yaitu Tes Dermatoglyphic Multiple Intelligent (DMI) merupakan pendekatan baru dalam melihat potensi bakat seseorang melalui Metode Analisis Sidik Jari (Fingerprint Test).

"Primagama merupakan satu-satunya bimbel yang dilengkapi dengan DMI ini," ujar Teddy Ngangi, S.Psi, selaku Konsultan dan Trainer di Primagama Batam Center, Kompleks Citra Indah, Kota Batam, kepada Haluan Kepri, Selasa (19/4) kemarin.

Ia menambahkan, melalui DMI Assesment akan diketahui bakat dan potensi anak didik lebih awal. Dengan terdeteksinya potensi bakat bawaan seseorang maka akan lebih terarah dan lebih percaya diri dalam memenuhi pilihan studi maupun karir ke depannya. Seseorang tak lagi terjebak dalam mengambil keputusan 'try & error' yang tentunya akan membawa pada suatu konsekuensi logis berupa pengeluaran yang tidak sedikit.

"Sehingga tak lagi salah berinvestasi. Tak lagi rugi waktu, uang, tenaga, dan sebagainya," ungkap Teddy.

Ia melanjutkan, keunggulan DMI dapat mendeteksi delapan jenis potensi diri dalam satu buku Assesment report terdiri dari delapan tes. Kedelapan tes tersebut mencakup, mendeteksi kemampuan otak kanan dan otak kiri lengkap dengan aspek-aspek yang khas dan fungsi-fungsinya. Selanjutnya mendeteksi keunggulan dan kelemahan delapan aspek Multiple Intelligence, meliputi kemampuan Intelligence Quotient (IQ), kemampuan Emotional Spiritual Quotient (ESQ), kemampuan Creativity Quotinet (CQ), serta kemampuan Adversity Quotient (AQ).

Selanjutnya, tambah Teddy, ada tes Driven Mode, mengukur tinggi rendahnya dorongan emosi, temperamen, motivasi, daya juang, tekad, dan obsesi. Tes berikutnya meliputi Modalitas Learning Style atau gaya belajar anak didik, dilanjutkan dengan tes Learning Sensivity atau sensivitas daya tangkap belajar, tes Character Communication atau bagaimana berkomunikasi yang efektif dengan orang lain. Kemudian disusul dengan tes proyeksi berkarir yangs sesuai dengan bakat dan minat serta tes bagaimana gaya manajemen bekerja dan nilai etos kerja dalam organisasi atau team work.

"Semua kategori tersebut akan dites kepada setiap siswa di Primagama dan tentu saja akan membantu orang tua siswa. Sehingga kesalahan menyekolahkan anak tak terulang kembali. Karena masih ada anak yang sekolah pada jurusan yang tidak diminati," ujar Teddy.

Promo Mentari Obral Obrol Langsung dan Obral Obrol Poool


BALOI-Seiring dengan intensitas komunikasi yang meningkat antaranggota keluarga ataupun pertemanan, Mentari kembali meluncurkan layanan terbaru yakni Mentari Obral Obrol Langsung. Mentari Obral Obrol Langsung merupakan bentuk apresiasi Indosat bagi pelanggan setia Mentari, dimana pelanggan akan mendapatkan tarif menelepon yang transparan dan tentu saja semakin hemat. Hal ini diungkapkan oleh M. Yahya, selaku Head of Area Sales Indosat Batam, ketika jumpa pers promo Obral Obrol Langsung dengan para wartawan di Galeri PT. Indosat Area Rikep, Baloi, Batam, Rabu (20/4) kemarin.

"Segmentasi Mentari Obral Obrol Langsung ini khusus untuk usia 30 tahun ke atas atau keluarga dan pertemanan," ujarnya kepada Haluan Kepri.

Dijelaskannya, layanan ini bertujuan membentuk image Mentari sebagai kartu seluler yang menjadi pilihan keluarga Indonesia dalam berkomunikasi dengan menyediakan layanan voice yang murah dan handal. Selain itu, juga mempertajam sasaran segmen Mentari ke arah keluarga dan eksekutif muda yang aktif menggunakan voice untuk berbisnis.

Ia manambahkan, layanan ini akan memberikan banyak keuntungan bagi pelanggan Mentari dalam berkomunikasi, selain tarif telpon dan SMSnya yang sangat hemat, didukung pula oleh jaringan Indosat yang berkualitas. Layanan ini pun diberi tag line Hemat di depan, Gratis di belakang.

"Mentari memang lebih fokus pada suara atau voice, berbeda dengan IM3 yang lebih banyak memberikan SMS gratis bagi pelanggan," pungkasnya.

Ia melanjutkan, program ini dapat langsung dinikmati pelanggan Mentari Paket 50 (berlaku juga untuk kartu perdana yang aktif sejak 24 Maret 2011) tanpa syarat dan tanpa registrasi. Untuk pelanggan prabayar selular Indosat lainnya, termasuk pelanggan setia Mentari yang sudah aktif, dapat mengikuti program ini dengan melakukan pindah paket melalui menu *777*1*1# lalu pilih Mentari 50.

"Pelanggan Mentari pun sudah bisa menikmati layanan telepon dan SMS hanya dengan Rp 50 ke semua operator se-Indonesia sepanjang hari selama 24 jam. Tarif ini sangat sederhana dan mudah," jelas Yahya.

Program menelepon ke sesama Indosat ini dibagi menjadi empat periode. Mulai dari pukul 00.00 - 05.59 WIB pelanggan dikenakan tarif hanya Rp 50 per menit untuk lima menit pertama dan menit selanjutnya gratis. Pukul 06.00 - 10.59 WIB berlaku tarif hanya Rp 50 per menit untuk lima menit pertama dan gratis untuk lima menit berikutnya, hal ini berulang setiap lima menit. Sedangkan dari pukul 11.00 - 16.59 WIB tarif berlaku hanya Rp 50 per 30 detik dan pukul 17.00 - 23. 59 WIB berlaku tarif hanya Rp 50 per tiga detik selama 24 jam.

"Sedangkan layanan SMS ke semua operator, berlaku tarif hanya Rp 50 per SMS selama 24 jam," kata Rianda Syafitri, selaku Marketing Communication.

Sementara itu, untuk layanan Obral Obrol Poool merupakan paket Nelpon Sepuasnya ke semua nomor Indosat. Untuk Obrol Siang Nelpon Sepuasnya 60 menit ke sesama Indosat sepanjang hari hanya Rp 1.000 dengan cara ketik SIANG atau OBROL kirim ke 303. Untuk Obrol Malam Nelpon berkali-kali selama 100 menit ke sesama Indosat di malam hari hanya Rp 2.500 dengan cara ketik MALAM kirim ke 303. Untuk Obrol Keluarga Nelpon berkali-kali selama 100 menit per hari ke empat nomor Indosat terdaftar hanya Rp 2.500 selama tiga hari.

"Mentari Obral Obrol Poool ini biasanya hanya 60 menit, tapi sekarang sudah menjadi 100 menit," terang Rianda.

Di samping peluncuran layanan Obral Obrol Langsung dan Obral Obrol Poool, lanjut Rianda, Indosat Batam juga ikut memeriahkan momen Kartini dengan menyelenggarakan program CSR yakni donor darah pada 20 April 2011 dilanjutkan esok harinya dengan menghiasi setiap galeri Indosat bernuansa Kartini, suguhan greetings Kartini, kue dan minuman. Aksi donor darah ini juga diselenggarakan ketika memperingati Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia serta ulang tahun Indosat setiap tanggal 20 November.

"Pelanggan perempuan akan diberi souvenir-souvenir cantik dari Indosat. Dan biasanya pendonor mencapai seratus orang setiap diadakan donor darah oleh Indosat," tutupnya.

Friday, 29 April 2011

Dari Ular Tangga, Facebook hingga Briptu Norman

“Kami sangat senang, ada masyarakat yang mengatakan ‘untung ada polisi yang membantu dan menangani’,” ungkap salah satu polisi lalu lintas (Polantas) di Pos Sat Lantas di Nagoya membuka percakapan dengan Haluan Kepri, Rabu (14/4) lalu.

Harapan ini tentu tidak muluk-muluk. Mereka, para polantas yang selalu berjaga selama 12 jam di pos-pos lalu lintas di Kota Batam, mengharapkan keberadaan mereka di tengah-tengah masyarakat mendatangkan manfaat atau keuntungan lebih banyak. Dengan adanya satuan polisi, banyak permasalahan masyarakat terbantu dan terselesaikan.

“Ada kepuasan tersendiri yang kami peroleh ketika membantu masyarakat. Dan hal itu menjadi penyemangat kerja,” ujar salah satu polantas yang berinisial T sembari mengisap rokok.

Seorang polantas muda, bercerita, tak jarang pula ia dan rekan kerjanya mendorong mobil yang mogok di tengah jalan. Tak pandang waktu. Di tengah terik mentari ataupun sedang deras-derasnya guyuran hujan membasahi bumi.

Tidak hanya itu, beberapa kali mereka juga ikut serta membersihkan jalan-jalan yang terhalang pohon tumbang, melancarkan arus lalu lintas pascainsiden kecelakaan di tengah jalan, dan mewujudkan kelancaran berlalu lintas lainnya.

“Itu tugas kami. Kami tak mengeluh mengerjakannya. Sebagai abdi negara, kami berkewajiban membantu kelancaran pengguna jalan raya,” terangnya dengan suara membahana.

Satuan polisi lalu lintas, tambah T, selalu bekerja sama guna mewujudkan kelancaran berlalu lintas di jalan raya. Dalam menjalankan semua itu, banyak pengalaman manis sekaligus pahit yang didapatkan. Mulai dari cuaca yang kurang bersahabat, pengguna jalan raya yang tak taat aturan, dan seterusnya.

“Kami tak punya waktu istirahat khusus, seperti istirahat siang. Kami makan siang bergantian. Pos ini tak boleh kosong,” terang salah satu polantas dengan inisial B.

Kadang, sambung H, masyarakat juga kurang dewasa dalam menyikapi disiplin berlalu lintas. Ketika ditegur karena melakukan kesalahan, ada yang marah dan jengkel. Namun, polantas dilarang terbawa emosi dan bersabar menghadapi sikap masyarakat seperti itu.

“Kami terus berusaha memberikan pelayanan dan pemahaman terbaik bagi mereka. Kuncinya, 3S. Senyum, sapa, dan salam bagi masyarakat,” jelas H.

Untuk mengurangi ketegangan itu, tak jarang satuan polantas ini menghibur diri dengan berbagai cara. Ada yang bermain ular tangga, berjoget dan bernyanyi bersama dengan alunan musik kegemaran mereka, ataupun berchit-chat ria dengan handphone masing-masing. Karena beberapa dari mereka tak ketinggalan juga memiliki akun Facebook dan Twitter.

“Sejak Bribtu Norman terkenal, di sini sering pula kami mutar lagu itu (Chayya-chayya-red),” cerita H sambil tertawa disusul rekan-rekannya.

Tapi, sanggah polantas berinisial B, ketika bertugas, polantas diharamkan bermain kartu dan sebagainya yang mengesankan kepada perjudian. Ini aturan utama dan tak boleh dilanggar. Jika melanggar, siap-siap diberhentikan atau dipindahtugaskan.

Polantas muda dengan inisial A menambahkan, dalam bekerja mereka selalu mengedepankan hati nurani dan kemanusiaan. Tidak semua masyarakat yang melanggar aturan lalu lintas ditilang. Pertimbangannya macam-macam. Ada yang sedang terburu-buru mengurus sesuatu yang penting dan mendesak, dan ada pula demi keselamatan anggota keluarga.

“Kami tidak menilang. Kami memberikan arahan, aturan berlalu lintas, dan memaafkan mereka,” katanya.

Namun, sambungnya, jika masyarakat paham dengan aturan berlalu lintas tetapi sengaja melanggar aturan, akan langsung ditilang.

“Ada orang-orang seperti itu. Mintak ditilang, ya kami tilanglah” katanya meyakinkan.

Hindari Tanah yang Tak Bersertifikat

BATAM-Bank Mega Kota Batam menyalurkan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dengan selalu mengutamakan kelengkapan surat-menyurat tanah dari calon pembuka KPR. Hal ini bertujuan agar penyaluran dana untuk KPR tidak menimbulkan permasalahan yang berimbas merugikan bank tersebut.

Hal ini disampaikan Jefri Manullang, selaku Accaount Officer Consumer kepada Haluan Kepri, Kamis (14/4) kemarin di Bank Mega Kota Batam.

Team Leader yang juga rekan kerjanya, Andreas Patricia menambahkan, seiring semakin banyaknya rumah di Kota Batam yang tidak bersertifikat atau tidak jelas statusnya, Bank Mega pun meningkatkan ketelitian dan kehati-hatian dalam memberikan KPR kepada calon pembuka KPR. Salah satu caranya adalah adanya keterangan kelengkapan kepemilikan tanah dan rumah dari notaris.

"Kami (Bank Mega-red) selalu meminta rekomendasi dari notaris-notaris yang menangani kelengkapan surat-menyurat setiap calon pembuka KPR," imbuh Andreas.

Berdasarkan rekomendasi notaris, tambahnya, Bank Mega pun memberikan KPR kepada pihak-pihak yang mengajukan. Bantuan notaris akan memperjelas bagaimana status rumah, balik nama, serta sertifikat tanah. Hampir setiap bank yang membukan KPR membutuhkan bantuan atau jasa notaris agar terhindar dari penipuan dan kerugian yang akan diderita oleh perbankan.

Menurut Andreas tahun 2010 lalu, Bank Mega telah menyalurkan dana KPR kepada masyarakat sebanyak Rp 20 hingga 30 milyar. Kesemua dana itu disalurkan kepada pembuka KPR untuk berbagai keperluan. Ada yang untuk membeli rumah baru, renovasi rumah, serta multi guna lainnya.

"Dana KPR di Batam lebih banyak digunakan orang untuk rumah dan multi guna," ungkap Jefri.

Setiap bank di Kota Batam, lanjut Andreas, saling berkompetisi menggaet calon pembuka KPR. Berbagai cara dilakukan seperti suku bunga lebih rendah dan potongan harga atau discount lainnya.

"Untuk saat ini kami (Bank Mega-red) belum memberikan discount," jelas Jefri.

Thursday, 14 April 2011

“Batam Madani Itu Akal-akalan Saja”


Sekilas di siang hari, kompleks ruko atau rumah toko di persimpangan empat di Center Point, Nagoya, Kota Batam, terkesan sama dengan kompleks ruko lainnya di kota industri ini. Namun, siapa sangka kawasan yang selalu diramaikan oleh mobil-mobil sedan yang berseliweran ini merupakan salah satu kompleks ‘hiburan malam’ di Kota Batam.

Beberapa perempuan tampak hilir mudik di persimpangan tersebut. Berpakaian hotpant serta kaos ketat. Tentu saja seksi dan menggoda. Sambil menenteng tas mereka bersenda gurau diikuti tawa. Kadang, beberapa lelaki jahil menyapa dengan panggilan nakal bahkan mencolek mereka.

Puluhan bahkan ratusan tempat hiburan tersedia di tempat ini yang hampir setiap sore hingga subuh menjelang diramaikan oleh orang-orang. Kedoknya beragam. Ada Panti Pijat, tempat Massage dan Spa, hingga Karaoke dan Lounge. Biasanya, setiap nama ‘rumah hiburan’ ini dilengkapi dengan gambar macan yang mengaum. Gambar ini pun menjadi lambang dengan makna tersendiri di kompleks tersebut.

Alex, begitu ia biasa disapa di kompleks ‘rumah hiburan’, menuturkan kompleks ini selalu diramaikan pengunjung yang datang dari Kota Batam atau luar negeri. Pengunjung pun akan semakin ramai ketika akhir pekan.

“Biasanya orang Singapura, Inggris, Malaysia, dan turis lainnya,” cerita lelaki penjaga salah satu ‘rumah hiburan’ ini kepada Haluan Kepri, Rabu (14/3) kemarin.

Roni, seorang penyedia jasa ojek bercerita, selama delapan tahun ia menempuh kehidupan di kompleks tersebut, pemandangan orang-orang berpakaian seksi sudah menjadi hal wajar. Ia tak heran lagi apalagi canggung. Tak jarang pula, para pekerja ‘rumah hiburan’ yang kebanyakan perempuan itu memanfaatkan jasa ojeknya kemana-mana.

“Ya saya cari duit di sini. Siapa saja yang menumpang ya saya bawa lah,” terangnya.

Konsep Batam Bandar Dunia Madani yang digadang-gadangkan oleh Pemerintah Kota Batam, menurut masyarakat di sekitar kompleks merupakan pekerjaan yang tidak gampang. Apalagi di kompleks ‘rumah hiburan’ yang menjadi modal perekonomian puluhan bahkan ratusan keluarga dan lainnya. Mereka hidup heterogen dengan budaya yang berbeda selama puluhan tahun. Akrab dengan orang asing ataupun turis mancanegara, serta bergaul bebas sesuka hati.

“Kalau memang ingin mewujudkan Batam Madani, yah harus kerja keras dan dari dulu-dulu,” ungkap Eppy, salah satu security di salah satu pusat perbelanjaan di kompleks itu.

Bagi Eppy, melihat kondisi kompleks itu saat ini, konsep Batam Bandar Dunia Madani hanya akal-akalan saja. Sejak plang yang bertuliskan imbauan agar memakai pakaian sopan di simpang empat tersebut dipasang, orang-orang tetap saja berpakaian sesuai keinginan mereka.

“Plang itu hanya plang dan tak mempengaruhi. Masa cara orang berpakaian diatur-atur. Itu kan hak mereka si pemakai,” jelas salah satu supir taksi yang mangkal di simpang empat tersebut.

Namun, sanggahnya, pada hakikatnya masyarakat di kompleks tersebut juga lebih mencintai kehidupan wajar, jauh dari kemaksiatan, dan tekanan lainnya.

“Kenyataan hidup tak bisa dipilih sesuka hati. Ternyata beginilah kehidupan kita (masyarakat di sekitar kompleks-red),” terangnya.

Si supir taksi pun, sebagai penyedia jasa bagi orang-orang di kompleks tersebut menilai, Kota Batam sudah sejak dulu akrab dan terkenal dengan ‘dunia hitam’. Batam merupakan tempat yang tidak baik bagi perempuan dan anak-anak. Batam bak Texasnya Tanah Air.

“Anak sekolah saja bisa rusak di sini. Karena memang begini Kota Batam,” jelas Alex menyambung sembari mengisap rokok.

Ia menceritakan, beberapa tahun lalu memang sering diadakan razia oleh aparat kepolisian terhadap ‘rumah hiburan’ dan orang-orang yang bekerja di dalamnya. Dulu masih ada anak gadis yang bekerja di ‘rumah hiburan’ berumur sekitar 14 hingga 15 tahun.

“Kalau sekarang tak boleh. Yang boleh kerja berumur 17 tahun ke atas,” terangnya.

Jangan heran, tambahnya, justru kedua orang tua si gadis yang mendaftarkan anaknya bekerja di ‘rumah hiburan’. Biasanya, sang orang tua akan menerima uang sekitar Rp 15 juta setelah memasukkan anaknya sebagai pekerja di rumah tersebut.

“Di sini, anak sudah biasa dijualbelikan dan sebagai sumber ekonomi keluarga. Jika tak percaya, Tanya saja ke sana,” ungkapnya sambil menunjuk salah satu ‘rumah hiburan’ di seberang jalan.

Plasa Top 100 Jodoh Andalkan Swalayan, Elektronik, dan Handphone


BATAM-Plasa Top 100 Jodoh mengandalkan swalayan, usaha elektronik, dan usaha telepon genggam sebagai konsep utama menggaet konsumen di Kota Batam. Tiga jenis usaha ini menjadi daya tarik terkuat di salah satu pusat perbelanjaan ini sejak didirikan.

Hal ini diungkapkan Helmi, selaku pengelola Plasa Top 100 Jodoh. "Kami (Plasa Top 100 Jodoh-red) memang mengonsepkan swalayan, elektronik, dan handphone sebagai ciri khas di sini," terang Helmi, kepada Haluan Kepri, Rabu (13/4) lalu.

Sebagai konsep atau produk andalan, tambahnya, harga barang-barang tersebut cukup terjangkau dengan kantung masyarakat atau pengunjung. Tidak hanya harga, kualitas barang yang dijual di plasa ini juga sama dengan kualitas barang yang dijual di mall-mall lainnya di Kota Batam.

Plasa Top 100 Jodoh, imbuh Helmi, juga dikelilingi oleh pusat perbelanjaan lainnya, seperti Plasa Avava, Ramayana, dan Plasa Samarinda. Hal ini menjadi daya tarik tersendiri ketika berbelanja di Plasa Top 100 Jodoh dan sekitarnya.

"Plasa Top 100 Jodoh dan plasa lainnya saling melengkapi satu dengan yang lain. Karena masing-masing plasa tersebut punya ciri khas tersendiri," jelasnya.

Guna menarik minat pelaku usaha membuka kios di plasa tersebut, Plasa Top 100 Jodoh menyediakan tenant atau sewa tempat berjualan dengan harga terjangkau dan kompetitif. Mulai dari beragam ukuran, seperti 3m x 4m, 6m x 4m, atau 10m x 8m, dan ukuran lainnya.

"Semua ukuran itu ditawarkan dengan harga dan cicilan yang beragam. Ada yang mengambil cicilan sekali sebulan, sekali tiga bulan, serta sekali enam bulan," jelas Helmi.

Ia menambahkan, hingga saat ini hampir semua kios di Plasa Top 100 Jodoh terisi penuh oleh pelaku usaha. Setiap kios dilengkapi dengan pelayanan standar, seperti ketersediaan listrik atau air bagi yang membutuhkan. Ketika arus listrik terputus plasa ini tetap menyediakan arus listrik bagi pelaku usaha.

"Kita (Plasa Top 100 Jodoh-red) memiliki genset jika sewaktu-waktu lampu mati," terangnya.

Namun, di balik itu, Helmi menyayangkan kondisi jalan raya di depan Plasa Top 100 Jodoh yang kurang mendukung bagi pengunjung dan konsumen ketika singgah dan berbelanja di plasa tersebut. Kondisi jalan yang bergelombang dan berlubang menyebabkan calon pembeli berubah pikiran untuk singgah di Plasa Top 100 Jodoh.

"Izin mendirikan mall-mall dipermudah, tapi akses seperti jalan raya kurang diperhatikan," keluh Helmi.

Ia dan rekan-rekan telah memberikan saran dalam berbagai pertemuan kepada Pemerintah Kota Batam, namun hingga sekarang belum digubris dan kondisi jalan raya serta pasar tradisional tak berubah, tetap semraut.

"Katanya Kota Batam dicanangkan menjadi Kota Belanja, kalau jalannya saja rusak seperti ini, bagaimana bisa terealisasi," kata Helmi.

Di tempat terpisah, Riki, salah satu karyawan di toko elektronik di plasa tersebut mengharapkan agar jalan raya di depan Plasa Top 100 Jodoh diperbaiki agar penjualan produk-produk di plasa tersebut semakin meningkat.

"Akan lebih baik lagi jika jalan-jalan itu diperbaiki hingga lancar," jelasnya.

Pelaku UKM Keluhkan Pemadaman Listrik


BATAM- Pemadaman listrik yang terjadi selama enam jam di Kota Batam, Minggu (10/4) lalu, menyebabkan kerugian yang tidak sedikit bagi pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM). Omzet penjualan menurun dan jika tak hati-hati, tak jarang pula terjadi pencurian barang dagangan.

Hal ini diungkapkan Rosmiati, 31 tahun, penjual pisang segar di Pasar Induk Sei Jodoh, Kota Batam. Ia menyesalkan terjadinya pemadaman listrik yang menyebabkan penjualan menurun.

"Sudah beberapa hari ini penjualan sepi dan banyak pisang yang busuk. Rugi lagi kami Dik," keluhnya kepada Haluan Kepri, Selasa (12/4) siang lalu.

Bagi Rosmiati, keberadaan listrik sangat utama bagi usahanya. Listrik ikut serta mengamankan usahanya yang terletak di pinggir jalan. Usaha pisang segar ini kerap buka selama 24 jam karena ramainya pembeli yang singgah di sana. Pembeli pisang segar tidak hanya datang dari Kota Batam, tetapi juga dari luar Kota Batam.

"Makanya listrik menjadi kebutuhan pokok usaha kami," terangnya.

Tidak hanya Rosmiati, A Ling, penjual alat-alat elektronik rumah tangga di Plasa Samarinda, Sei Jodoh, Kota Batam mengeluhkan hal yang sama.

Menurutnya, kebutuhan listrik di pusat perbelanjaan tersebut sangat penting. Ketika pemadaman listrik terjadi, ia dan beberapa karyawannya kalang kabut mengamankan barang-barang dagangan yang masih berjejeran di antara pengunjung di plasa tersebut.

Hal yang sama juga terjadi di salah satu penjual pakaian di Plasa Avava, Sei Jodoh, Kota Batam. Seorang pramuniaga mengatakan, ketika arus listrik terhenti ia dan beberapa rekan kerjanya siaga di pintu masuk dan lebih ekstra mengamankan barang-barang dagangan.

"Untung tidak ada yang hilang. Kami selalu memantau barang-barang dan pengunjung," ujarnya.

Ketika arus listrik padam, tambah A Ling, penjualan yang ia dapatkan berkurang karena pembeli tak ada yang datang ke plasa tersebut.

"Siapa yang mau datang ke tempat gelap-gelap begini," ujarnya sambil tertawa.

Baik Rosmiati maupun A Ling sama-sama mengharapkan keberadaan listrik sebagai penunjang perekonomian keluarga mereka. Mereka mengharapkan PLN selalu memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Kota Batam dan sekitarnya.

"Jangan mati-mati hidup, kami pun bisa mati," kata Rosmiati.

Tak Ingin Anak Mewarisi


Sejak fajar menyinsing Senin (11/4) lalu, mentari terkesan enggan menyemburkan sinarnya. Rintik gerimis pun menyusul melembabkan setiap sisi kota yang tersentuh. Seakan tak mau tahu dengan gerimis yang turun, Rustam dengan syahdu memainkan rabab –alunan musik dari biola- di tengah hilir mudik pejalan kaki yang menapaki trotoar yang kembali lembab oleh rintik-rintik hujan.

Di tangan lelaki 42 tahun ini, alunan Rabab Pesisie mengalun sendu, sesendu Kota Batam yang sejak pagi dibasahi rintik gerimis. Rustam duduk bersila, sepelemparan batu dari salah satu pusat perbelanjaan terbesar di kota ini, Nagoya Hill. Biola lusuh di pangkuan, terus dipeluk dan dibelai bak anaknya sendiri sembari menuturkan kisah panjang kehidupannya di kota industri ini.

“Apak (bapak-red) sudah di Batam sejak tahun 1997 dan memainkan Rabab Pasisie,” ujar Rustam memulai percakapan kepada Haluan Kepri, Senin (11/4) siang lalu.

Rabab Pasisie merupakan salah satu kesenian daerah asal Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat. Kesenian ini, bagi laki-laki asal Tarusan, Pesisir Selatan, merupakan satu-satunya keahlian dan keterampilan yang dimilikinya sejak berusia sepuluh tahun. Di Tarusan, ia kerap bermain Rabab Pasisie di perhelatan pernikahan, sunatan, dan pesta lainnya.

“Kalau di Batam, Apak ya di pinggir-pinggir jalan mainnya,” ujar laki-laki berkopiah lusuh ini.

Ketika mentari beringsut ke ubun-ubun, ketika itu pula Rustam dan istrinya mengais rezeki untuk keluarga di pusat-pusat keramaian di Kota Batam. Sejak siang hingga senja, ia melantunkan kisah-kisah kehidupan anak manusia dalam syair-syair yang berbahasa Minang.

“Kisah dalam syair ini tidak hanya menghibur siapa yang lewat, tetapi juga penuh makna, nasehat, dan pelajaran bagi kita,” pungkasnya sambil mengedip-ngedipkan mata.

Lelaki yang tinggal di Tanjuang Uma, Kota Batam ini, juga seorang tunanetra. Sejak lahir ia tak mampu melihat dan tak pula pernah menempuh pendidikan. Dengan kebulatan tekad, ia pun mencoba merajut kehidupan di Kota Batam dengan mengandalkan kepandaian bermain Rabab Pasisie.

“Apak hanya melihat dengan hati siapa yang singgah dan memberi selembar ribuan atau lebih kepada Apak,” terang lelaki lima anak ini.

Bermain Rabab Pasisie bagi Rustam, selain sebagai sumber ekonomi keluarga juga sebagai pemuasan diri. Ia merasa ada sesuatu yang kurang jika tak memainkan kesenian ini dalam hari-harinya. Sedangkan sebagai sumber ekonomi keluarga, Rustam merasa malu jika hanya meminta-minta kepada orang-orang tanpa memberikan sesuatu yang lebih.
“Selagi bisa berusaha, kenapa tidak berusaha? Orang-orang seperti Apak hanya bisa berusaha dan berharap banyak pada kehidupan,” terangnya sambil menelungkupkan biola agar tak dibasahi gerimis.

Hingga kini, dua anak Rustam tengah menempuh pendidikan sekolah menengah pertama sedangkan selebihnya masih sekolah dasar. Kelima anaknya dititipkan kepada orang tua Rustam di kampung, di Tarusan. Setiap bulan ia mengirimi anak-anaknya beberapa ratus ribu rupiah untuk biaya sekolah dan keperluan lainnya.

“Jika mampu kadang kami pulang kampung menjenguk anak. Jika tidak, ya tidak pulang,” ujarnya.

Di antara kelima anak Rustam, tak satu pun yang mewarisi bakat bermain Rabab Pasisie ayahnya. Ia pernah mengajari namun tak kunjung bisa. Walaupun demikian, Rustam tak berharap banyak kelak anaknya mewarisi kehidupannya sekarang. Ia lebih berharap anaknya bersekolah dan memperoleh kehidupan lebih baik dari dirinya saat ini.

“Istri Apak juga seorang yang piatu. Anak-anak tetap bersekolah kalau mampu juga bisa kuliah,” harap Rustam.

Gaet Pelanggan dengan Diskon 20 Persen


BATAM, Nagoya-ESKA Wellness Spa Massage and Salon mencoba menggaet pelanggan dengan memberikan diskon sebesar 20 persen selama April 2011. Hal itu bertujuan agar pelanggan semakin banyak mengunjungi salon kecantikan yang terletak di Ruko Nagoya Hill Blok R4 ini.

Hal ini dikatakan Santy, Director ESKA Wellness Spa Massage and Salon, kepada Haluan Kepri, Senin (11/4) siang lalu. ESKA Wellness Spa Massage and Spa mendiskon semua pelayanan seperti facial, manicure, pedicure, nail art, massage, dan seterusnya selama April ini berlaku sejak Senin hingga Kamis.

"Karena pada Jumat, Sabtu, dan Minggu, tempat kami selalu diramaikan pelanggan," terangnya.

Selain itu, tambah Santy, salon kecantikan yang hampir berumur tiga tahun ini selalu memberikan kualitas dan pelayanan terbaik kepada pelanggan yang datang. Untuk mendapatkan kualitas terbaik, salon kecantikan ini pun langsung menggunakan produk-produk kecantikan dari Amerika Serikat.

"Karena kami mencoba menyandingkan diri sama dengan salon kecantikan di Singapura," pungkasnya.

Hal ini, jelas Santy, dikarenakan 85 persen pelanggan ESKA Wellness Spa Massage and Spa berasal dari Singapura. Kebanyakan pelanggan dari luar negeri lebih menyukai dan mengerti tentang produk kecantikan yang lebih bagus atau tidak.

Walaupun demikian, salon kecantikan ini tetap memberikan pelayanan dan kualitas terbaik ketika hari-hari diskon ataupun tidak.

"Waktu diskon ataupun tidak, kami selalu memberikan kualitas terbaik bagi pelanggan," kata Santy.

Diskon ini dimulai sejak 7 April lalu dan akan berakhir 30 April kelak. Sejak seminggu lalu, salon kecantikan ini telah diramaikan pelanggan dari berbagai kalangan. Ada yang datang dari Kota Batam dan ada pula yang datang dari luar negeri.

Mobil BMW untuk Nasabah Loyal Bank Bukopin


BATAM-Nagoya-Sebagai apresiasi kepada nasabah yang loyal, Bank Bukopin kembali meluncurkan Program Undian New BMW 320i dengan Tag Line "BMW-nya Enggak Abiiesz...Abiiesz" yang merupakan program lanjutan dari tahun sebelumnya. Selain itu, program ini juga bertujuan meningkatkan kepercayaan dan loyalitas nasabah kepada Bank Bukopin di Batam.

Hal ini disampaikan Pathamsyah Ismail, AVP selaku Pimpinan Cabang Bank Bukopin di Batam, kepada wartawan ketika meluncurkan Program Tabungan SiAga Bukopin Berhadiah BMW dan Bukopin Go Digital di restoran La Cruise, Nagoya Hill, Kota Batam, Senin (11/4) lalu.

"Bank Bukopin serentak meluncurkan program ini pada hari yang sama di seluruh Indonesia," katanya.

Periode program kali ini, tambah Pathamsyah, berjalan selama delapan bulan berlaku dari April hingga November 2011. Bank Bukopin pun menyediakan satu unit mobil BMW setiap bulan untuk diundi. Kesempatan untuk ikut undian ini berlaku bagi setiap nasabah yang memiliki rekening tabungan Bank Bukopin. Adapun jenis tabungan yang diikutsertakan dalam undian ini yaitu, Tabungan SiAga Bukopin, Tabungan SiAga Bukopin Bisnis Perorangan, Tabungan SiAga Bukopin Premium, Tabungan SiAga Bukopin Kerjasama, dan Tabungan Rencana Bukopin.

Adapun nasabah yang dapat mengikuti program ini adalah nasabah yang memiliki saldo rata-rata harian dalam satu bulan sebesar Rp 5 juta. Setiap nasabah akan mendapatkan satu poin dan minimal poin yang dapat diundi adalah sebanyak 10 poin. Semakin banyak saldo tabungan nasabah perbulannya, semakin besar kesempatan memenangkan Hadiah Undian New BMW 320i.

"Di Batam, sudah ada dua nasabah yang mendapatkan mobil BMW. Seorang karyawan bandara dan satu lagi nasabah di Batuaji," terang Pathamsyah.

Tidah hanya Program Undian BMW yang diluncurkan, Bank Bukopin juga melakukan gebrakan dengan meluncurkan Bukopin Go Digital dalam bentuk Social Media Communication. Bank Bukopin secara resmi membuka official account Facebook dengan nama 'bukopinsiaga' dan akun Twitter '@bukopinsiaga'.

"Program hadiah pun akan digelar di jejaring sosial dalam bentuk hadiah langsung atau diskon khusus di merchant-merchant yang sudah bekerja sama dengan Bank Bukopin," pungkas Pathamsyah.

Berinvestasilah di Pasar Modal

BATAM-Pasar Modal merupakan salah satu pilihan berinvestasi yang paling menjanjikan dibanding dengan pilihan lain, seperti deposito, perumahan, emas, dan wirausaha. Dengan analisis yang dalam, resiko kerugian di Pasar Modal bisa tanggulangi. Berbeda dengan halnya deposito, perumahan, emas, dan wirausaha yang rentan akan kerugian dan kebangkrutan. Hal ini disampaikan Marco Poetra Kawet, Head of Capital Market Information Centre Kota Batam dalam workshop Pasar Modal sebagai Sarana Investasi Masa Kini, di kantor Pusat Informasi Pasar Modal (PIPM) Indonesia Stock Exchange Kota Batam, Sabtu (9/4) siang lalu..

Dikatakannya, untuk mengurangi resiko kerugian yang lebih besar, investor harus menyebarluaskan pilihan investasi melalui Pasar Modal. Pasar Modal memang membutuhkan analisis yang dalam dan tajam sebelum calon investor membeli sejumlah saham di salah satu perusahaan di Pasar Modal. Analisis ini sangat dibutuhkan agar calon investor tidak mengalami kerugian setelah menanam modal dan membeli saham di Pasar Modal. Namun, keuntungan yang diperoleh jauh lebih banyak dan cepat dibandingkan dengan pilihan lainnya.

Kelemahan Pasar Modal di Tanah Air, tambah Marco, dikarenakan masih jarangnya investor besar dan dari luar negeri yang menanamkan modalnya di Nusantara. Kelemahan ini juga disebabkan tingkat kepercayaan para penanam modal yang semakin menurun seiring adanya penyelewengan sejumlah modal investor dari beberapa oknum.

"Hal ini tentu berdampak kepada perkembangan perekonomian Indonesia," terangnya di depan para wartawan.

Untuk itu, kata Marco, Corporate Social Responsibility PIPM memiliki program edukasi bagi masyarakat agar tahu dan mengerti mengenai penanaman saham dan cara berinvestasi di Pasar Modal. Setelah masyarakat paham, masyarakat bisa langsung berinvestasi di Pasar Modal dengan keterlibatan beberapa securities di Kota Batam.

"Melalui securities itu, calon investor menanamkan modalnya dan ikut serta bermain di Bursa Efek Jakarta," terang Marco.

Kepuasan Pembeli Jadi Andalan


BATAM-Seiring meningkatkan perekonomian masyarakat di Kota Batam, kebutuhan sepeda motor pun semakin melonjak tinggi. Sepeda motor tak harus selalu baru, yang bekas pun jadi.Kualitas sepeda motor menjadi poin utama pembeli.

Badoyo, pengusaha sepeda motor di kawasan Pelita, Kota Batam mengatakan minat dan kebutuhan masyarakat untuk menjalankan perekonomian keluarga banyak bergantung pada sepeda motor. Hal inilah yang mendorongnya membuka usaha jual beli sepeda motor.

"Saya jualan sepeda motor bekas sejak tahun 1993 lalu," terangnya kepada Haluan Kepri, Jumat (8/4) siang lalu.

Hampir setiap hari,usaha Badoyo ramai dikunjungi pembeli.Pembeli berasal dari berbagai latar perekonomian, ada pedagang keliling, karyawan, dan lainnya. Pembeli ini pun tak hanya datang dari Kota Batam, tetapi juga dari luar Kota Batam.

Ada yang langsung membeli tunai dan ada pula dengan membayar cicilan atau kredit. Badoyo bekerja sama dengan beberapa perusahaan penyedia sepeda motor dan bersama-sama memberikan layanan kredit kepada pembeli.

"Rata-rata setiap bulan kami menjual 80 unit sepeda motor," terangnya.

Dalam berjualan sepeda motor, Badoyo selalu memberikan pelayanan terbaik bagi pembeli. Ia dan karyawannya memastikan sepeda motor yang dijual dalam kondisi baik dan tak cacat apapun.

"Sepeda motor ini ada yang keluaran tahun 2009, 2010, dan 2011. Namun, kami selalu menjual sepeda motor dalam kondisi baik dan tak kurang apapun," pungkasnya.

Tak jarang Badoyo mengganti oli sepeda motor, memperbaiki sesuatu yang dianggap bermasalah, dan seterusnya.

Hal ini, tambah Badoyo, berkaitan dengan cicilan kredit yang akan dibayarkan pembeli. Jika sepeda motor yang dijualnya bermasalah maka cicilan yang akan dibayar juga akan bermasalah.

"Kalau sepeda motor tak bagus, orang juga malas bayar kreditnya," ucapnya disusul tawa.

Selain itu, setiap sepeda motor yang dijual di Pelita Motor milik Badoyo, selalu disertai garansi selama sebulan serta dilengkapi dengan surat-surat kendaraan.

2200 Ton Stok Beras Hingga Agustus 2011

BATAM-Kota Batam memiliki cadangan beras sebanyak 2200 ton hingga Agustus 2011. Persediaan ini dinilai cukup aman bagi masyarakat Kota Batam untuk empat bulan ke depan.Hal ini diungkapkan Marjoni Busjal, SH, selaku Kasubag Divisi Regional Perum Bulog Batam.

Selain itu, tambah Marjoni, distribusi beras miskin (raskin) bagi keluarga kurang mampu juga sedang berjalan.Sebanyak 36.207 Rumah Tangga Sasaran (RTS) raskin yang tersebar pada 12 kecamatan di Kota Batam, masing-masing RTS menerima 15 kilogram per bulan.

"Harga raskin tentu disubsidi dari Rp 6.285 per kg menjadi Rp 1.600 per kg pada titik distribusi," terang Marjoni, Jumat (8/4) lalu di ruangannya.Jika ada harga raskin yang lebih mahal, berarti raskin tersebut tidak berada pada titik distribusi.

"Biaya transportasi pun mempengaruhi harga raskin, dan masyarakat harus paham hal ini," terangnya.

Setia bulan, lanjutnya, Divre Bulog Kota Batam mendistribusikan raskin sebanyak 543 ton ke seluruh RTS di kecamatan masing-masing. Sejak Januari hingga sekarang sebanyak 1.400 ton beras telah terdistribusi.

"Sisanya sedang didistribusikan bulan ini," ungkap Marjoni.

Agar distribusi raskin lancar, Majoni menghimbau agar pihak terkait segera melunasi raskin yang telah didistribusikan sehingga raskin bulan berikutnya lebih lancar dan cepat sampai ke tangan masyarakat.

"Kalau tidak, berarti kita ngutang dulu, karena raskin bulan kemarin belum dilunasi," terangnya.

Adapun jenis beras yang didistribusikan Divre Bulog Batam tergolong beras medium atau golongan III. Beras golongan ini, tambah Marjoni, beras yang hanya mampu bertahan disimpan dalam satu tahun. Kadar air pada beras sangat menentukan kebertahanan beras disimpan di gudang-gudang Bulog.

Utamakan Kebutuhan dan Tren Anak Muda


Indosat Launching IM3 Semau-mu

BATAM-Operator Indosat kembali melahirkan program terbaru untuk para pelanggannya yaitu IM3 Semau-mu. Program ini memberikan layanan Gratis SMSan ke semua operator, Facebook dan Twitter. Segmen utama dari program ini adalah kebutuhan dan tren anak muda di Tanah Air agar tetap terhubung dan berkomunikasi dengan teman-teman mereka. Hal ini diungkapkan Yahya, selaku Sales Manager, Kamis (7/4) lalu di KFC Simpang Gelael, Kota Batam.

"Berdasarkan data pengguna, anak muda lebih cenderung menggunakan SMS daripada nelpon," ujar Yahya di depan sekitar 30 undangan yang hadir. Hal inilah menjadi alasan Indosat mengeluarkan berbagai program layanan gratis SMSan daripada pelayanan telpon atau voice.

Indosat, tambah Yahya, mencoba memberikan pelayanan terbaik dan solusi dari segala hambatan berkomunikasi di tengah ketatnya persaingan antaroperator. Untuk itu, Indosat juga menyediakan Jasa selular dan internet broadband, Jasa telepon tetap, serta Jasa Multimedia, Komunikasi Data dan Internet.

"Semua jenis bisnis ini terintegrasi dengan baik," tegas Yahya.

Gratis SMS ke semua operator semaumu dimulai dari pukul 00.00-17.00 WIB cukup dengan mengirim 2 SMS dan mendapatkan gratis 500 SMS ke semua operator. Pukul 17.00-00.00 WIB cukup dengan mengirim 4 SMS akan mendapatkan 250 SMS ke semua operator. Gratis Facebook dan Twitter juga bisa diperoleh pelanggan setelah pemakaian data Rp 1.000 pada pukul 00.00-17.00 WIB dan pemakaian data Rp 2.000 pada pukul 17.00-00.00 WIB.

Alasan pembatasan sampai pukul 17.00 WIB menurut Yahya, dikarenakan pengguna telepon pada waktu berikutnya lebih banyak dan padat.

"Setelah pukul 17.00 WIB merupakan waktu prime time, jaringan sering terganggu hingga tarif melonjak tinggi. Operator lain juga menerapkan batasan waktu yang sama," ujarnya.

Program ini sudah berlaku sejak 1 April lalu dan serentak diluncurkan di beberapa kota besar di Indonesia pada Kamis (7/4) lalu. Pelanggan prabayar Indosat lama yang ingin mengikuti program tersebut dapat melakukan pindah paket melalui menu *777*1*1# lalu pilih IM3 Semaumu.

Program IM3 Semaumu ini sekaligus menambah varian layanan IM3 yang sudah ada. Pelanggan memiliki berbagai alternatif pilihan layanan komunikasi yang dapat memenuhi kebutuhan mereka. Selain itu, berbagai manfaat dan kelebihan dapat langsung dinikmati melalui layanan Indosat dengan biaya yang semakin terjangkau. Acara ini juga dimeriahkan dengan kehadiran siswa-siswi SMA Kartini Batam dengan menampilkan tari-tarian yang menghibur peserta dan undangan.

Furniture Jepara Lebih Diminati Menjelang Lebaran


BATAM-Penjualan furniture seperti kamar set, kichen set, meja tamu, berbagai model lemari, dan lainnya lebih ramai menjelang hari-hari besar keagamaan seperti lebaran, Natal, dan lainnya. Daya beli masyarakat terhadap perabot cenderung menurun seiring meningkatkan kebutuhan primer.

Hal ini dikatakan Lina, Sales Promotion Girl Tabita Furniture di Mega Mall, Kota Batam. Ia mengeluhkan daya beli masyarakat terhadap produk Jepara atau kayu jati yang menurun. Menurut Lina, walaupun di Mega Mall hanya ada Tabita Furniture, tetap saja kebutuhan masyarakat akan furniture tergantung waktu tertentu.

"Pembeli berbelanja tak tetap. Ada per hari dan ada pula per minggu" jelasnya, Kamis (7/4) lalu. Tabita Furniture ini juga membuka cabang di Nagoya Hill. Pelanggannya lebih banyak dari karyawan atau orang-orang Pemerintahan Kota Batam yang lebih tertarik dengan produk Jepara.

Tabita Furniture menyediakan berbagai perabot seperti kamar set, kursi tamu, kursi makan, lemari, dan lainnya. Semua perabot itu didatangkan langsung dari Jepara dengan bahan kayu jati. Harga furniture yang ditawarkan mulai dari harga Rp 3 juta hingga Rp 22 juta. Semua furniture itu bisa diperoleh dengan membeli lunas atau kredit yang dibantu oleh Adira Kredit.

"Kredit minimal selama enam bulan dan maksimal selama dua tahun," terang Lina.

Kuatkan Tekad dan Tetap Bersyukur

Penyesalan memang datang di kemudian hari. Namun, tak ada gunanya menyesali hidup berlarut-larut kemudian lengah apalagi pasrah pada keadaan. Jika tak kembali bangun dan berkarya, alhasil kehidupan akan semakin kacau dan tak menentu.

Ungkapan ini dilantunkan oleh seorang penjual es kelapa muda di Simpang Gelael Batam Centre pada Rabu (6/4) siang lalu ketika terik mentari semakin garang menyerang Kota Batam. Bagi Regar, begitu akrabnya, menjalani kehidupan sebagai penjual es kelapa muda tak pernah terpikirkan sebelumnya.

Sejak tahun 1992, bapak dua anak ini hijrah dari Tapanuli Selatan, Sumatera Utara ke Kota Batam, kemudian melakoni pekerjaan sebagai loper koran di kota industri ini. Kehidupannya waktu itu cukup baik dan menjanjikan. Namun, tahun 1999 ia menanggalkan profesi itu dan beranjak ke penjual es kelapa muda.

“Entahlah, nasib yang membawa saya ke sini (pekerjaan_red),” kenangnya dengan logat Medan yang kental.

Laki-laki berusia 37 tahun ini melanjutkan kisahnya semasa menjalani profesi sebagai loper koran. Walaupun penghasilan cukup untuk keluarga, ia merasa ada kelebihan tersendiri yang diperoleh ketika bekerja di bidang usaha koran atau pers.

“Sekarang, kehidupan temen-temen saya sudah lebih mapan daripada saya,” ungkap Husman, nama aslinya sambil tertawa renyah.

Tapi, lanjutnya, ia tak menyesali keputusannya memilih sebagai penjual es kelapa muda di komplek Palm Spring tersebut. Semua rezeki dan kehidupan yang ia peroleh tetap dilandasi doa syukur pada Sang Pencipta.

“Tak ada yang perlu disesali. Yang Maha Kuasa telah menentukan jalan hidup saya dan keluarga,” akunya pada Haluan Kepri sambil membuang pandang ke mobil-mobil yang berseliweran.

Tak jarang pula, ia berjumpa teman lama yang singgah dan membeli barang sebuah atau segelas es kelapa muda di kedainya. Ada yang sesama loper koran ataupun wartawan.

“Kalau ketemu, kita bertukar cerita dan kisah hidup,” ujarnya sambil merapikan termos es kelapa muda.

Dari penjualan es kelapa muda, suami Elmawati ini mampu mengumpulkan uang sekitar Rp 400 ribu hingga Rp 600 ribu setiap hari. Dengan laba penjualan itu ia menyekolahkan dua anaknya di SMP dan SD di Kota Batam.

“Juga memenuhi kehidupan keluarga sehari-hari,” tambahnya.

Menjalani kehidupan sebagai penjual es kelapa muda, Husman tak patah semangat untuk memberikan kehidupan yang lebih baik bagi istri dan anak-anaknya. Ia pun tengah membangun sebuah rumah sederhana di kawasan Punggur, Kota Batam. Namun, ia tidak tinggal di sana. Selama ini ia tinggal di perkumpulan rumah liar, sekitar dua kilometer dari tempatnya berjualan kini.

“Setiap hari kami berdoa agar cuaca tak hujan dan es kelapa muda laris,” harap Husman dengan nada rendah. Tapi, tambahnya, jika musim panas keluarga akan kekurangan air karena air sumur mulai menyusut dan kering.

“Kadang saya tertawa sendiri kalau mengingat itu,” ujar Husman sambil tertawa.

Walau Bekas Tetap Diminati


BATAM, HALUAN

Peminat pakaian bekas tidak hanya berasal dari masyarakat dengan perekonomian pas-pasan, tetapi juga dari masyarakat yang tingkat perekonomiannya tergolong menengah ke atas. Kualitas pakaian menjadi poin penting pada pakaian-pakaian ‘impor’ dari negara tetangga ini.

Seperti yang dituturkan Wati, seorang ibu rumah tangga yang kerap membeli pakaian bekas di pasar tersebut. Baginya, jika telaten memilih pakaian di pasar second akan memperoleh kualitas pakaian yang setara dengan pakaian yang dijual di butik.

“Hanya saja baju-baju ini sudah dipakai oleh orang sana,” kata Wati, Minggu (3/4) lalu sambil melipat beberapa baju.

Hal ini dibenarkan Ance, penjual pakaian second di pasar itu. Ia memiliki beberapa pelanggan yang perekonomiannya menengah, namun begitu suka berbelanja baju second di tempatnya. Tidak jarang pula pelanggan ibu dua anak ini datang dari Medan, Bukittinggi yang kemudian menjual lagi pakaian-pakaian second tersebut.

“Kadang mereka jual di butik-butik mereka,” cerita perempuan asal Medan.

Ance membeli pakaian-pakaian bekas ke penggrosir di pasar tersebut. Harga per karung pakaian orang dewasa Rp 360 ribu, sedangkan pakaian anak-anak seharga Rp 350 ribu per karung.

Dikatakan Ance, pakaian yang dibelinya tidak selalu pakaian bagus dan layak pakai. Namun, jika tak ingin rugi, ia harus menjual semua pakaian tersbeut dengan harga beragam. Biasanya ia menjual pakaian tiga helai seharga Rp 10 ribu namun kadang melihat kondisi pakaian.

“Pakaian yang kurang bagus saya jual saja seribu atau dua ribu per helai,” kata Ance sambil menyuapi anaknya.

Ance mengaku, dari hasil penjualan pakaian bekas, ia mampu memenuhi kebutuhan keluarga dan anak-anaknya.

“Ya cukuplah buat hidup sekeluarga,” jelas Ance sambil tertawa.

Tak hanya Ance, Yenti pun demikian. Pedagang tas dan sepatu bekas ini harus pintar-pintar menjual barang-barang yang dibeli per karung tanpa mengetahui kualitas barang sebelumnya. Ia tidak mematok harga khusus, namun melihat kondisi barang dan kemampuan tawar pedagang.

“Pembeli bebas memilih dan kemudian dipikirkan berapa harga-harganya,” jelas perempuan asal Padang Pariaman, Sumatera Barat ini.

Setiap hari perempuan 28 tahun ini memperoleh penjualan sekitar Rp 800 ribu hingga Rp 1 juta. Penjualan akan lebih banyak pada akhir pekan dan tanggal merah.

“Sabtu dan Minggu biasanya ramai,” jelas Yenti pada Haluan Kepri.

Tidak hanya Ance dan Yenti beserta suami mereka masing-masing yang menggantungkan hidup di pasar ini, masih ada ratusan pedagang barang-barang bekas yang memenuhi pasar Afiari Second ini.

LG Makin Dekat ke Masyarakat


BATAM, HALUAN

Memasuki tahun 2011,produk-produk LG semakin gencar berpromosi di pusat-pusat perbelanjaan besar di Kota Batam. Promosi ini semakin mendekatkan LG ke masyarakat dengan berbagai produk terbaru yang diluncurkan perusahaan asal Korea ini. LG Exhibition pun hadir sejak tanggal 3-16 April ini di Mega Mall Kota Batam dengan harga spesial. Hal ini diungkapkan Jannes Boyni Silitonga, bagian promotion LG, Rabu (6/4) siang lalu.

Selain itu, menurutnya daya beli masyarakat terhadap produk-produk elektronik bulan ini masih rendah. LG pun mempromosikan diri untuk meningkatkan penjualan ke beberapa tempat.Tahun ini LG akan mempromosikan produk terbaru sebanyak tiga kali hingga akhir tahun. Produk-produk itu ada TV LCD, kulkas, mesin cuci, home theater dengan model-model terbaru.

Ia menambahkan, promosi ini juga diikuti dengan undian berhadiah bagi pembeli yang berbelanja minimal Rp 1 juta produk LG apa saja selama promosi di pusat perbelanjaan berlangsung.

"Semua akan diundi di akhir promo dan hadiahnya ada TV plasma serta lainnya," jelas Jannes via telepon.

Dalam promosi ini setiap pembeli bebas menentukan apakah akan langsung dibayar tunai ataupun kredit dengan lama waktu yang disepakati. Adira Kredit ikut serta memudahkan pembeli memperoleh produk-produk LG terbaru selama promosi di Kota Batam.

"Dengan jasa pelayanan kredit calon pembeli akan lebih banyak," ungkap Wendy dari Adira Kredit.